Wisata Ora Beach

Wisata Ora Beach

Wisata Ora Beach – Pantai Ora sendiri adalah salah satu pantai yang ada di kawasan pulau Seram, Maluku Tengah. Tepatnya berada di antara desa Saleman dan juga desa Sawai, di tepi hutan Taman Nasional Manusela. Objek wisata ini memang belum setenar objek wisata pantai yang ada di sekitar Indonesia. Akan tetapi pantai yang lokasinya cukup terpencil ini memiliki pemandangan yang sangat indah, dan pastinya tidak kalah dengan pantai lain yang ada di Indonesia.

Objek wisata di Ora Beach

Lokasi pantai Ora ini memang cukup  tersembunyi, letaknya di sebelah utara pulau Seram. Tidak hanya itu, iklim laut tropis dan iklim musim membuat pantai yang ada di lokasi ini, sangat damai, dan nyaman untuk dikunjungi. Itu sebabnya, lokasi ini juga pas untuk Anda yang ingin melakukan bulan madu.

Berbeda dengan lokasi pantai lainnya yang ada di Indonesia. Lokasi pantai Ora ini, tidak terlalu banyak memiliki daratan, melainkan tebing dan juga bukit batu yang sedikit curam. Yang unik dari lokasi pantai ini, adalah ukuran pantainya yang terbilang kecil, dan dikelilingi oleh teluk.

Jika Anda mengunjungi pantai Ora ini, Anda akan menikmati keindahan pasir pantainya yang berwarna putih, air lautnya yang berwarna biru dan juga jernih, serta keindahan biota lautnya yang patut untuk Anda nikmati. Selain dapat menikmati aktivitas snorkeling dan diving, di lokasi ini, Anda juga dapat mengunjungi Taman Nasional Manusela yang dihuni oleh sekitar 117 spesies burung. Dimana diantaranya sekitar 14 spesies adalah spesies endemik, termasuk burung Nuri Bayan, Kasturi Tengkuk Ungu, Kakatua Maluku, Raja Udang, dll.

Baca Juga :

Selain itu, Anda juga dapat melakukan hoping island, atau mengunjungi beberapa pulau lain di sekeliling pantai Ora. Mulai dari mengunjungi pulau Sawai, Pulau Kelelawar, Pulau Raja, Pulau Tujuh, Pulau Tengah, dan juga pulau Sapalewa. Waktu yang dapat Anda tempuh untuk mengelilingi pulau-pulau tersebut tidak terlalu banyak, hanya sekitar 30 menit saja. Tapi jika Anda tidak ingin melakukan hoping island, Anda dapat mengunjungi objek wisata lain, seperti mengunjungi mata Air Belanda / Dutch Springs. Disebut demikian, karena  dulunya ada seorang Belanda yang menemukan mata air tersebut.

Cara menuju Ora Beach

Ada beberapa rute yang dapat Anda tempuh untuk sampai ke pantai Ora tersebut, salah satu yang paling praktis adalah menggunakan jalur udara yang disambung dengan jalur laut. Jika Anda berangkat dari Jakarta. Maka Anda hanya perlu pergi ke Bandara Soekarno-Hatta Jakarta, ke Bandara Patimura Ambon. Lama perjalanan yang harus Anda tempuh sekitar 3 jam 30 menit. Setibanya Anda di bandara, maka perjalanan akan dilanjutkan dengan menggunakan jalur darat ke pelabuhan Hurnala yang ada di desa Telehu, atau kadang disebut dengan pelabuhan Tulehu. Jarak yang dapat Anda tempuh dari bandara ke pelabuhan Tulehu ini sekitar 45 hingga 54 menit. Disini Anda dapat menyewa taksi, atau menyewa mobil rental.

Setibanya di pelabuhan Tuhelu, Anda akan melanjutkan perjalanan menggunakan kapal ferry, yang berkapasitas 350 penumpang. Rute ferry dari Pelabuhan Tuleho ke pelabuhan Amahai, Seram ini 2 kali dalam sehari, setiap hari. Khusus untuk hari minggu, rutenya hanya 1 kali. Setibanya di pelabuhan Amahai Anda akan menggunakan perjalanan darat menuju ke desa Saleman, dengan jarak tempuh sekitar 2,5 jam. Dari desa inilah Anda akan kembali melanjutkan perjalanan menggunakan perahu kecil, menuju pantai Ora, jarak yang harus Anda tempuh sekitar 15 menit.

Penginapan di Ora beach

Untuk penginapan di pantai Ora ini memang tidak terlalu banyak. Disini Anda dapat menginap di salah satu penginapan, seperti Ora Beach Eco Resort. Biaya untuk menginap di tempat ini, tentunya cukup beragam, tergantung fasilitas yang ingin Anda nikmati. Yang termurah adalah tipe rumah darat, artinya kamar yang akan Anda tinggali ada di tepi pantai. Ada juga tipe rumah panggung,  yang lokasinya berada tepat di pinggir pantai. Sedangkan yang paling mahal diantara kamar yang ada adalah tarif rumah terapung, artinya rumah atau kamar yang akan Anda huni ini ada di atas pantai, yang lokasinya tidak terlalu jauh dari bibir pantai.

Atau untuk Anda yang mempunyai budget terbatas, maka Anda dapat menginap di homestay yang dikelola oleh warga sekitar.